connect:

Latest Post

Friday, July 16, 2010

Makalah Bimbingan dan Konseling Psikoanalisa

Makalah Bimbingan dan Konseling
Psikoanalisa
Dosen : Bp. Taufiqurrahman M.Ag
















Oleh : Aris Kurniawan
Smt/Fak/Jur : IV/Dakwah/BPI
Asal : Pekalongan, Jawa Tengah
Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Sumenep Madura
Tahun Akademik 2010-2011
I. Pendahuluan
Banyak yang mengatakan bahwa psiko analisa merupakan satu hal yang unik sekaligus paradoksial, dan juga psiko analisa merupakan sistem yang paling dikenal luas meskipun tidak dipahami secara universal. Dan disisi lain psiko analisa ini juga banyak pengaruhnya dalam bidang lain diluar psikologi melalui pemikiran penemunya, Sigmund Freud.
Memang konsep psikoanalisa ini berkembang bukan dari psikologi tetapi dari ilmu kedokteran tentang penyakit jiwa, meskipun begitu konsep ini banyak dipakai tidak hanya dalam bidang psikologi tetapi juga di bidang yang lain seperti sosiologi dan disiplin yang lainnya
Di masa awal perkembangannya, psiko analisa merupakan sebuah konsep yang revolusioner, karena pada masa itu dunia ilmu pengetahuan sedang ramai memperbincangkan tentang teori darwin. Dan teori ini telah membuat manusia mempunyai jiwa dianggap tidak lebih dari salah satu anggota dari seluruh dunia hewan. Padahal manusia merupakan makhluk yang komplek yang bisa dipelajari fisik dan jiwanya.
Ketika itu perkembangan ilmu alam sedang sangat pesat dan penemuan teori teori baru sedang mengalami kemajuan sehingga karena setiap bidang disiplin ilmu mempunyai pengaruh terhadap bidang ilmu lainnya, maka sigmund freud pun mengembangkan teorinya yang revolusioner di masanya.
II. Pembahasan
Psikoanalisis jelas terkait dengan tradisi jerman yang menyatakan bahwa pikiran adalah entitas yang aktif, dinamis dan bergerak dengan sendirinya. Freud dididik dalam bidang sains, namun sistemnya tidak banyak menggunakan emipirisisme sistematik. Karena ketika itu perkembangan ilmu sains sedang berlangsung dengan pesat, dan freud pun merupakan seorang ahli dalam laboratorium kedokteran, dan tentunya beliau juga paham betul terhadap pendapat yang mengatakan bahwa manusia itu sebenarnya suatu sistem energi.
Psikoanalisa dengan keunikannya menjadi ilmu yang masih berpengaruh besar dalam psikiatri dan psikologi klinis, meskipun akhirnya, gerakan ini terpecah karena tidak adanya kesepakatan metodologis. Dan dalam perkembangannya Psikoanalisis mengembangakan konsep aktivitas mental lebih luas dari pada sistem psikologi manapun. Sebagai representasi utama dari kebergantungan ekstrim pada aktivitas mental untuk menjelaskan kepribadian, psikoanalisis terpisah dari berbagai gerakan lain dalam psikologi kontemporer.
Selain itu, psikoanalisis tidak lahir dari penelitian akademis, sebagaimana sistem-sistem lain, namun merupakan produk konsekuensi terapan praktik klinis. Penyusunan obeservasi yang dilakukan freud bertujuan untuk menyusun berbagai pendekatan-pendekatan terapi yang sangat dibutuhkan. Formulasi-formulasi inilah yang diperluas ke teori psikodinamika perkembangan kepribadian yang bergantung pada pengurangan ketegangan.
Psikoanalisis merupakan psikologi ketidaksadaran. Perhatiannya teruju kearah bidang motivasi, emosi, konflik, simpton-simpton neurotik, mimpi-mimpi, dan sifat-sifat karakter. Psikoanalisis dahulu lahir bukan dari psikologi melainkan dari kedokteran, yakni kedokteran bidang sakit jiwa. Hall dan Lindsay mengatakan, bahwa dalan psikologi dan psikoanalisis bersikap bermusuhan. Para ahli psikologi bermusuhan terhadap ide-ide Freud sebelum perang dunia II (1938-1945). Namun sesudah perang dunia II, sikap permusuhan tersebut hilang, dan interpenetrasi keduanya berkembang semakin pesat.
Psikoanalisis menjadi salah satu segi pandangan yang dominan dalam psikologi akademik. Hal ini dikemukakan oleh Show, Rapport, Hall, dan Lindsey. Psikonalisis mulai memperhatikan masalah-masalah tingkah laku normal dan mencapai puncaknya pada psikologi ego. Dan psikologi juga memperhatikan pada psikoanlisis dan psikologi kepribadian. Misalnya Lewwin dan Murray mengadakan penelitian empiris yang berhubungan dengan psikoanalisis. Tokoh-tokoh eksperimentalis seperti Hall, Miller, Mowrer, Sears, lama kelamaan juga berkenaan dengan konsep kepribadian Freud. Bahkan karya peaget dianggap jembatan psikologi ke psikoanalisis. David rapport menyusun modal psikoanalisis yang mendekati psikologi tradisional, dan ia dianggap yang paling banyak membawa prestasi psikoanalisis dalam psikologi. Klien dan Errikson mengakui pengaruh tersebut.
Adanya pelatihan-pelatihan psikologi dalam bidang psikoanalisis makin mendekatkan hubungan kedua ilmu tersebut. Diantaranya adalh psikologi George Klein, yang dipandang telah mengawinkan antara psikologi tradisional dan psikoanalisis. Nilai-nilai percobaan laboratorium mulai dikenal oleh psikoanalisis termasuk metode kuantitatif. Penghargaan terhadap penemuan-penemuan proses-proses kognitif dan pengembangan teori psikoanalisis memberikan suatu orientasi dan wawasan tentang sang pribadi yang telah terdapat dalam latar belakang pendidikan psikologi umum. Selanjutnya, psikoanalisis tidak dianggap asing oleh psikologi akademik.
Teori psikoanalisa dari Freud dapat berfungsi sebagaia tiga macam teori, yaitu sebagai teori kepribadian, sebagai teknik analisa kepribadian, sebagai metode terapi (penyembuhan)
Sebagai teori kepribadian, psikoanalisa mengatakan bahwa jiwa terdiri dari tiga sistem yaitu: id (es), super ego (uber ich) dan ego (ich). Id terletak dalam ketidaksadaran. Ia merupakan tempat dari dorongan-dorongan primitif, yaitu dorongan-dorongan yang belum dibentuk atau dipengaruhi oleh kebudayaan, yaitu dorongn untuk hidup dan mempertahankan kehidupan (life instinch). Bentukan dari dorongan hidup adalah doronga seksual atau disebut juga libido dan bentuk dari dorongan mati adalah dorongan agresi, yaitu dorongan yang menyebabkan orang ingin menyerang orang lain, berkelahi atau berperang atau marah. Prinsip yang dianut oleh id adalah prinsip kesenangan (pleasure prinsiple), yaitu bahwa tujuan dari id adalah memuaskan semua dororngan primitif ini.
Selanjutnya Freud mengatakan bahwa untuk menyalurkan dorongan-dorongan primitif yang tidak bisa dibenarkan oleh superego, ego empunyai cara-cara tertentu yang disebut sebagai mekanisme pertahanan. Mekanisme pertahanan ini di gunanya untuk melindungi ego dari ancaman dorongan primitif yang mendesak terus karena tidak di izinkan muncul oleh superego.
Dalam teori psikoanalisa sebagai teori kepribadian freud mengatakan bahwa pada setiap orang terhadap seksualitas kanak-kanak (invantile sexuality), yaitu dorongan seksual yang sedah terdapat sejak bayi. Dorongan ini iakan berkembang terus menjadi dorngan seksual pada orang dewsa melalui beberapa tingkat perkembangan,
Psikoanalisa disamping sebagai teori kepribadian, dapat pula berfungsi sebagai teknik analisa kepribadian. Untuk dapat menerangkan suatu gejala psikoneurose misalnya, agar dapat diusahakan penyembuhan terhadap penderita yang bersangkutan maka perlu di analisa terlebih dahulu kepribadian penderita yang bersangkutan. Dalam analisa ini umumnya dipergunakan 2 cara pendekatan, yaitu pertama-pertama melihat dinamika dari dorongan-dorongan primitif (khususnya libido).
Teknik-teknik yang dipergunakan dalam menganalisa kepribadian selanjutnya dipergunakan juga sekaligus sebagai teknik psikoterapi karena pada prinsipnya psikoanalisa mengakui bahwa kalau faktor penyebab yang tersembunyi didalam ketidaksadaran sudah bisa diketahui dan dibawah ke kesadaran maka penderita dengan sendirinya akan sembuh. Sebagai seorang murid Charcot, Freud masih berpedirian sama dengan Charcot, yaitu bahwa penyakit biasanya (psikoneurose) umumnya dapat disembuhkan setelah faktor penyebab dalam faktor ketidaksadaran dapat diketahui.
Teknik untuk menganalisa kepribadian pada Charcot adalah dengan teknik hipnose, yaitu menurunkan ambamg kesadaran sehingga sampai pada tingkat ketidaksadaran dan selanjtnya dokter mengeksplorasi ketidaksadaran selama pasien dalam keadaan dihipnose ini. Menurut freud, teknik hipnose hasilnya tidak bisa bertahan lama, karena bila penderita sudah sadar kembali dari hipnose, maka kesadarnnya akan menutupi kembali ketidaksadarannya dan dorongan yang berasal dari ketidaksadaran itu akan tetap berada dalam ketidaksadaran dan akan terus mengganggu dalm bentuk neurose. Karena itu freud lebih menyukai teknik psikoanalisa, yaitu penderita secara sadar sepenuhnya diajak mengeksplorasi ketidaksadarannya. Salah satu tekniknya adalah analisa mimpi (traumdeutung). Penderita disuruh menceritakan mimpi-mimpinya dan mimpi-mimpi itu kemudian dicoba dianalisa. Freud percaya bahwa dorongan-dorongan primitif, maupun hal-hal yang derepresi, yang tidak dapat muncul dalam kesadaran dapat memunculkan dirinya dalam bentuk simbol-simbol dalam mimpi. Karena itu dengan menganalisa mimpi freud mengharapkan bisa mengetahui dinamika kepribadian penderita yang bersangkutan.
Teknik yang lain adalah membiarkan penderita berbicara sendiri sebebas-babasnya dengan menggunakan asosiasi bebas. Dalam teknik ini penderita yang disuruh berbaring, serileks mungkin diminta untuk mengasosisikan kata-kata yang diucapkannya sndiri atau kata-kata yang dilontrkan oleh dokter yang memeriksa dengan kata-kata yang pertama kali muncul di ingatannya. Dengan teknik ini, Freud mengharapkan dapat menjaga isi ketidaksadaran dari penderita yang bersangkutan.
III. Kesimpulan
Psikoanalisis berkembang dari ilmu kedokteran dan konsepnya dipakai tdak hanya dalam bidang psikologi tetapi juga bidang lain diluar psikologi. Teori psikoanalisa dari Freud dapat berfungsi sebagaia tiga macam teori, yaitu sebagai teori kepribadian, sebagai teknik analisa kepribadian, sebagai metode terapi (penyembuhan). Metode ini mempunyai beberapa kelebihan yaitu:
- Posisi Freud yang kukuh sebagai seorang deterministik sekaligus menunjukkan hukum-hukum perilaku, artinya perilaku manusia dapat diramalkan
- Freud juga mengkaji produk-produk budaya dari kacamata psikoanalisa, seperti puisi, drama, lukisan, dan lain-lain. Oleh karenanya ia memberi sumbangan juga pada analisis karya seni
- bahwa penyakit biasanya (psikoneurose) umumnya dapat disembuhkan setelah faktor penyebab dalam faktor ketidaksadaran dapat diketahui.
- Sebagai orang pertama yang menyentuk konsep-konsep psikologi seperti peran ketidaksadaran (unconsciousness), anxiety, motivasi, pendekatan teori perkembangan untuk menjelaskan struktur kepribadian.


Kekurangan metode psikoanalisis sigmund freud:
- Metode studinya yang dianggap kurang reliabel, sulit diuji secara sistematis dan sangat subyektif
- Konstruk-konstruk teorinya juga sulit diuji secara ilmiah sehingga diragukan keilmiahannya. Beberapa konsepnya bahkan dianggap fiksi, seperti Oedipus complex
- Bagi aliran behaviorist, yang dilakukan Freud adalah mempelajari intervening variable
- Teori psiko analisa ini dianggap kurang ilmiah
Daftar Pustaka
Partowisastro, Koestoer.1987. Bimbingan & Penyuluhan di Sekolah Jilid II. Jakarta : Erlangga
Brennan, James F. 2006. Sejarah dan Sistem Psikologi. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada
Lundin, (1991). Theories and Systems of Psychology. 4 rd Ed. Toronto: D.C. Heath and Company.

PERSPEKTIF UMAT ISLAM DALAM MENERIMA INFORMASI BARU


Sering kita mendengar ungkapan ‘Lihatlah apa yang dikatakan dan jangan lihat siapa yang mengatakan’. Dan kata kata ini seringkali diungkapkan oleh orang kita anggap lebih pintar dari kita. Tetapi benarkah hal ini dibolehkan dalam agama islam, karena tidak jarang seseorang yang kita anggap lebih baik agamanya justru melakukan sesuatu yang berlawanan dengan alquran atau hadis. Bukan karena tidak tahu atau sengaja, tetapi mungkin karena apa yang mereka maksudkan sebenarnya sangat berbeda dengan apa yang ditangkap oleh pendengar, karena perbedaan persepsi atau sudut pandang, juga ilmu pengetahuan yang dimiliki.
Tapi jika menerima sesuatu tanpa melihat pemberinya tetap dilakukan, maka generasi berikutnya pasti akan terjerumus dalam kesesatan karena melakukan taqlid terhadap orang lain. Karena memang nilai benar dan salah itu sangat sulit untuk diterapkan dalam berbagai sudut pandang, karena kita tidak boleh memandang dari satu sisi maka nilai benar dan salah pun menjadi terbagi sesuai sisi sisi itu. Tetapi apakah islam tidak mempunyai standar baku tentang nilai benar dan salah itu.
Jika kita menilik alquran dan hadis maka jelas bahwa keduanya merupakan sumber kebenaran hanya saja tanggapan, persepsi, atau pemehaman orang terhadap keduanya akan menghasilkan hal yang berbeda-beda. Pemahaman mahasiswa terhadap kata “iqra” tentu berbeda dengan pemahaman dosen terahdap kata tersebut. Tetapi meskipun begitu tetap ada benang merah yang menjadi persepsi yang paling benar dari persepsi yang lain.
Mengenai pernyataan “Lihatlah apa yang dikatakan dan jangan lihat siapa yang mengatakan” jika diterapkan dalam masalah selain agama mungkin tidak apa apa, tetapi jika diterapkan dalam kehidupan beragama maka ungkapan ini harus dilihat dari sisi yang berbeda yaitu persepsi syariat islam atau dipersempit jangkauannya.
Pernah diceritakan bahwa perawi hadis Al-Bukhari pernah tidak menshahihkan sebuah hadis hanya karena perawi hadis itu memperlakukan hewan piaraannya dengan tidak baik. Dan dalam agama islam seorang saksi haruslah orang yang sudah mumayyiz. Dalam muqaddimah Shahih Bukhari dijelaskan bahwa Seorang Tabi’in yang bernama Muhammad bin Sirin (wafat tahun 110 H) rahimahullah berkata, “Mereka (yakni para ulama hadits) tadinya tidak menanyakan tentang sanad tetapi tatkala terjadi fitnah, mereka berkata, ‘Sebutkan kepada kami nama rawi-rawimu, bila dilihat yang menyampaikannya Ahlus Sunnah, maka haditsnya diterima, tetapi bila yang menyampaikannya ahlul bid’ah, maka haditsnya ditolak.”
Hal ini terbukti dalam periwayatan hadis bahwa hadis yang paling kuat adalah hadis yang mutawatir, yang salah satu syaratnya adalah rawi-rawinya (periwayat hadis) tsiqat dan mengerti terhadap apa yang dikabarkan dan (menyampaikannya) dengan kalimat pasti. Dan kualitas sebuah hadis bisa berkurang karena perawinya kurang dhabit atau kurang kuat hafalannya. Selain itu Abdullah bin al-Mubarak (wafat th. 181 H) rahimahullah pernah berkata: “ Sanad itu termasuk dari agama, kalau seandainya tidak ada sanad, maka orang akan berkata sekehendaknya apa yang ia inginkan"
Melihat beberapa hal diatas maka ungkapan untuk hanya melihat apa yang dikatakan kiranya perlu dibatasi dalam koridor tertentu, karena dari satu hal terdapat banyak sisi untuk dilihat, dan tentu saja umat islam tidak bisa hidup tanpa umat yang lain, entah itu Kristen, hindu, yahudi, budha, atau yang tidak beragama sekalipun. Karena tidak jarang ilmu mengenai dunia didapatkan oleh orang non islam, sebagaiman teknologi yang sekarang berkembang pesat saat ini dipegang oleh orang non islam dan orang islam rata rata hanya menjadi konsumen saja.
Sadar atau tidak ketika itu umat islam sedang mengambil sesuatu tanpa melihat dari mana sesuatu berasal. Bahkan dalam hal agama pun tidak ketinggalan karena memang mudah terpengaruh itu merupakan sifat manusia ketika menginginkan sesuatu. Bahkan perkembangan barat pun diawali karena pengaruh islam yang sedang berkembang. Dan pertanyaannya apakah umat islam sekarang baru bisa berkembang jika mengambil pengaruh dari kelompok yang berkembang.
Semoga saja umat islam belum kehilangan kreatifitasnya hanya karena mengutamakan kehidupan akhirat dan mengesampingkan kehidupan dunia, semoga saja umat islam tidak sibuk berdzikir untuk keselamatan pribadinya di akhirat hingga melupakan kewajibannya sebagai khalifah dibumi, semoga saja umat islam tidak hanya sibuk mengurusi masalah sepele seperti ikhtilaf ulama fiqih, karena fiqih hanya merupakan pendapat dan pemahaman seseorang terhadap nash, dan melupakan masalah yang besar yaitu kesatuan umat islam. Dan semoga saja umat islam tidak sibuk berkumpul tetapi hanya menjadi seperti buih di lautan yang tidak mempunyai kekuatan. Wallahu a’lam. (Arisk)

Mengapa seseorang bisa marah

Terkadang ketika seseorang berada pada situasi tertentu yang membuat dirinya merasa tidak nyaman maka ia akan menjadi marah, entah itu kepada dirinya sendiri ataupun kepada orang lain. Ada banyak sebab yang bisa menjadikan seseorang marah, dan kadang penyebab itu hanyalah hal yang sepele. Mungkin sering muncul pertanyaan dalam benak kita, kenapa seseorang bisa marah, dan apa efek marah bagi manusia sehingga agama islam menyuruh umatnya untuk mengendalikan amarah.
Menurut David J. Lieberman penyulut semua konflik, entah itu konflik personal ataupun interpersonal, berasal dari hilangnya kemandirian. Seseorang menginginkan dirinya mempunyai kekuasaan terhadap apa yang akan dilakukannya dan ketika ada orang lain yang menghalanginya untuk mendapatkan kebebasan memilih apa yang akan dilakukannya maka akan muncul konflik. Ketika seseorang membuat suatu keputusan maka ia akan melandasi pikirannya dengan salah satu atau kombinasi dari tiga hal yaitu, apa yang membuat diri kita merasa nyaman, apa yang membuat kita terlihat baik, dan apa yang memang baik atau benar.
Entah disadari atau tidak kita sering melakukan hal yang hanya kita anggap hal itu nyaman bagi diri kita, seperti ketika kita makan sesuatu yang disukai tetapi kekenyangan maka kita akan merasa tidak nyaman dengan diri kita sendiri, atau mungkin ketika sedang mempunyai banyak tugas tetapi ketiduran, maka kita akan merasa menyesal ataupun marah dengan diri kita sendiri. Hal ini karena ketika kita melakukan hal yang hanya membuat diri kita merasa nyaman maka sebenarnya kita tidak mandiri karena dikendalikan oleh ego atau nafsu. Ketika kita melakukan sesuatu yang terlihat baik maka seringkali akan timbul konflik, misalnya ketika kita berbuat sesuatu karena motifasi yang tidak baik atau hanya ingin mengesankan orang lain padahal mungkin hal itu sebenarnya tidak kita sukai maka ketika itu pula kita tidak memilih sesuatu dengan bebas yakni masih dikendalikan oleh nafsu kita.
Beberapa hal diatas hanya sekedar contoh ketika diri kita tidak mempunyai kemandirian yang diakibatkan oleh ego atau nafsu kita sendiri, bisa kita bayangkan ketika yangmembuat kita tidak mandiri itu adalah orang lain maka tentu saja kita akn merasa lebih kesal. Untuk membuat diri kita merasa baik, kita harus berbuat baik, begitu kata lieberman. Ketika kita membuat pilihan yang benar dan tidak didasari dari apa yang membuat kita nyaman atau hanya sekedar terlihat baik maka kita telah mempunyai kemandirian dan penguasaan terhadap diri kita, atau dengankata lain kita telah menghargai diri kita sendiri.
Sebenarnya sifat seseorang itu mempunyai kecenderungan untuk menghargai dirinya lebih daripada orang lain, ketika seseorang bisa berbuat benar, maka ia akan memenuhi keinginan batinnya, yang kemudian akan menimbulkan rasa hormat kepada dirinya, yang akhirnya akan menimbulkan rasa penghargaan terhadap dirinya sendiri. Ketika seseorang bisa menghargai dirinya sendiri maka ia akan bisa menghargai orang lain dan ketika itu pula ia akan mampu mengendalikan amarah. Sebagaimana pernyataan Lieberman “semakin tinggi penghargaan diri seseorang, semakin jarang dia marah dalamsetiap situasi yang dihadapinya”.

Konseling Klinikal


Konseling Klinikal
Oleh : Aris Kurniawan (Mahasiswa IDIA Asal Pekalongan Jawa Tengah)

I. Pendahuluan
Hubungan antar manusia merupakan hubungan yang unik, Karena bentuk hubungannya tidak hanya berupa kontak fisik atau simbolisasi saja tetapi ada factor lain yaitu perasaan dan jiwa. Ketika manusia berhubungan satu dengan yang lainnya maka akan timbul perasaan yang berbeda dalam diri manusia itu, karena memang sifat dasar manusia itu adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan interaksi dengan manusia lainnya.
Adakalanya dalam hubungan itu manusia mengalami masalah yang mengakibatkan hal hal negative bagi diri pribadinya dan hubungannya dengan orang lain. Dan terkadang manusia tidak mampu memecahakn masalahnya sendiri, karena memang sangat sulit untuk memecahkan suatu masalah, ketika seseorang yang ingin memecahkan masalah itu menjadi bagian dari masalah tersebut.
Oleh karena itu setiap individu mempunyai peran masing masing didalam masyarakat, sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Seseorang yang berperan sebagai konselor dapat membantu yang lain untuk memecahkan suatu masalah dengan menggunakan metode yang sistematis. Karena pada dasarnya konseling merupakan proses pemberian bantuan dari konselor kepada konseli agar menghasilkan perubahan pikiran, tindakan, ataupun perasaan.
Metode khusus diperlukan didalam konseling agar proses konseling dapat berhasil. Dalam konseling terdapat berbagai metode sistematis, dimana setiap tindakanyang dilakukan diarahkan untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan konselor. Karena setiap individu mempunyai karakteristik kepribadian yang berbeda beda maka untuk menghadapinya diperlukan metode yang khusus, yang berasal dari penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli. Dan salah satunya adalah metode konseling klinikal.
II. Pembahasan
Ada beberapa definisi yang diajukan para pakar dalam mendefinisikan konseling. Menurut Dewa Ketut Sukardi, mengambil kesimpulan dari berbagai definisi konseling, konseling merupakan suatu upaya bantuan yang dilakukan dengan empat mata atau tatap muka antara konselor dan klien yang berisi usaha yang laras, unik, human (manusiawi), yang dilakukan dalam suasana keahlian yang didasarkan atas norma norma yang berlaku, agar klien memperoleh konsep diri dan kepercayaan diri sendiri dalam memperbaiki tingkah lakunya pada saat ini dan mungkin pada masa yang akan datang.
Definisi diatas tentu akan berkembang lagi, seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi. Sehingga konseling tidak hanya dilakukan dengan empat mata atau tatap muka, tetapi bisa dengan teleconference, atau dengan audio video. Dari definisi diatas dapat kita lihat bahwa tujuan konseling adalah untuk membantu klien memperoleh konsep diri dan kepercayaan diri dalam memperbaiki tingkah lakunya, atau dengan kata lain untuk membuat klien dapat melakukan hubungan sosial dengan baik.
Konseling klinikal atau yang biasa disebut dengan trait & factor dirintis oleh Donald G. Paterson (1920), tetapi tokoh yang terkenal adalah Edmund Griffith Williamson dengan konseling direktifnya. Yang tujuan utamanya adalah membantu klien mengganti tingkah laku emosional dan impulsive dengan tingkah laku yang rasional, dan melepas tegangan tegangan (tension) dan memperoleh insight. Menurut Williamson konseling bermaksud untuk membantu perkembangan kesempurnaan berbagai aspek kehidupan, dan bertugas untuk membantu individu dalam memperoleh kemajuan memahami dam mengelola diri dengan cara membantunya menilai kekuatan dan kelemahan diri dalam kegiatan dengan perubahan kemajuan tujuan tujuan hidup dan karir.
Oleh karena itu pada awal perkembangannya konsep konseling klinikal merupakan konsep konseling jabatan, yang menitik beratkan pada kesesuaian pendidikan dengan jabatan. Sehingga konseling klinikal / trait & factor berpegang pada pandangan bahwa kepribadian seseorang dapat dilukiskan dengan mengidentifikasikan sejumlah ciri dari hasil tes psikologis yang mengukur masing masing dimensi kepribadian, dan menggunakan tes psikologis itu untuk menganalisis atau mendiagnosis seseorang mengenai ciri ciri dimensi atau aspek kepribadian tertentu, yang diketahui mempunyai relevansi terhadap keberhasilan atau kegagalan seseorang dalam jabatan dan mengikuti suatu program studi. Sehingga corak konseling klinikal ini menekankan pada pemahaman diri melalui tes psikologis dan menerapkan pemahaman itu dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi.
Ada beberapa asumsi pokok yang mendasari hubungan konseling klinikal, mengenai pola hubungan antara konselor dengan klien dan keterlibatan dan peranan mereka, diantaranya:
- Bertujuan untuk mengoptinalkan perkembangan individu tanpa mengesampingkan kehidupan sosial individu dengan segala hambatandan kekurangannya dalam mencapai tujuan.
- Konseling tidak hanya menghargai keunikan dan kekhasan individu, tetapi juga mengakui adanya ketergantungan individu dengan yang lainnya. Karena individu akan bermakna apabila ada kaitannya dengan individu lainnya
- Konselor menyadari keterbatasan individu untuk menerima konseling secara sukarela, disamping melakukan usaha untuk mendorong klien memperoleh konseling
- Konseling diperlukan oleh klien ketika menghadapi masalah yang tidak dapat diatasi dan dipecahkan sendiri. Sehingga konseling klinikal bersifat remedial dan penanganan terhadap klien yang terlambat perkembangannya.
- Hubungan konseling bersifat netral terhadap norma dan nilai. Sehingga konselor tidak tidak boleh mengambil sikap tertentu terhadap nilai dan norma yang dianut klien. Meskipun hubungan konseling tidak terlepas dari pola pikir konselor yang mempunyai suatu tujuan.
- Tujuan utama dari konseling adalah membantu individu untuk dapat memahami dirinya secara rasional. Sehinggga tujuan konseling adalah untuk membantu memecahkan masalah yang dihadapi individu, dengan melihat secara objektif berbagai kesulitan yang berasal dari lingkungan dan kesulitan yang dihadapi individu itu sendiri.
Dari beberapa asumsi dasar itu dapat dilihat bahwa pada dasarnya hubungan konseling bersifat netral, konseling bukan berarti mempengaruhi pikiran seseorang untuk melakukan sesuatu sekehendak konselor, atau semacam propaganda pencucian otak, tetapi konseling hanyalah mengarahkan konseli untuk menemukan solusi bagi masalah yang dihadapi dengan megnetahui potensi diri yang dimiliki, sehingga keputusan untuk mengambil tindakan tertentu terletak pada konseli itu sendiri, dan konselor hanyalah membantunya menemukan keputusan itu.
Tujuan Konseling Klinikal
Dari asumsi dasar konsleing klinikal maka dapat diuraikan tujuan dari konsleing klinikal yaitu:
- Untuk membantu seseorang menghadapi masalah yang tidak mampu dipecahkannya sendiri, tanpa unsur subjektifitas dari konselor ketika membantu klien untuk menemukan solusi, atau dengan kata lain konselor harus memahami betul masalah yang dihadapi klien dan kepribadiannya agar dapat menentukan teknik atau pendekatan yang tepat
- Pada dasarnya konseling klinikal adalah proses personalisasi dan individualisasi, sehingga tujuannya adalah untuk membantu klien mempelajari, memahami, dan menghayati, dirinya sendiri serta lingkungannya (individualisasi), dan melancarkan terjadinya proses pengembangan diri, pemahaman diri, perwujudan cita cita, dan penemuan identitas diri (personalisasi).
- Agar individu mampu belajar melihat dirinya sendiri sebagaimana adanya dan mampu untuk mengembangkan potensi potensi yang ada pada dirinya secara optimal. Karena banyak orang tidak mempu mengidentifikasikan dirinya sendiri.
Jadi pada dasarnya tujuan konseling klinikal tidak terlepas dari kebaikan klien itu sendiri, tanpa mengesampingkan hubungan klien dengan individu yang lain.
Langkah-langkah Konseling Klinikal
Ada beberapa proses tahapan yang harus ditempuh ketika melaksanakan konseling klinikal, yaitu:
1. Analisis
Merupakan langkah untuk memahami kehidupan individu, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber yang bertujuan untuk mengetahui bakat, minat, motif motif, kehidupan emosional, dan karakteristik yang dapat menghambat atau mendukung penyesuaian diri
2. Sintesis
Merupakan langkah menghubungkan dan merangkum data, sehingga menunjukkan bakat, kelemahan, atau kekuatan klien, serta kemampuan penyesuaian diri.
3. Diagnosis
Langkah untuk menemukan ketetapan dan pola yang dapat mengarahkan pada permasalahan, sebabnya, serta sifat klien yang relevan dan berpengaruh terhadap proses penyesuaian diri.
4. Prognosis
Merupakan langkah untuk meramalkan akibat yang mungkin timbul dari masalah itu, dan memunculkan alternative yang dapat diambil untuk menghadapi permasalahan.
5. Konseling
Merupakan hubungan untuk membantu klien menemukan sumber diri sendiri maupun sumber dari luar dirinya dalam upaya mencapai perkembangan dan penyesuaian yang optimal sesuai dengan kemampuannya. Dalam hal ini ada lima sifat konseling:
- Belajar terpimpin menuju pengertian diri
- Mendidik atau mengajar kembali untuk mencapai tujuan kepribadiannya dan penyesuaian hidupnya.
- Bantuan pribadi agar klien mengerti dan terampil dalam menerapkan prinsip dan teknik yang diperlukan dalam kehidupan sehari hari
- Konseling yang mencakup hubungan dan teknik yang bersifat menyembuhkan
- Mendidik kembali yang sifatnya sebagai penyaluran
6. Tindak lanjut
Langkah ini merupakan langkah untuk membantu klien melakukan program kegiatan yang dikehendaki atau membantu klien kembali memecahkan masalah masalah baru yang berkaitan dengan masalah semula.
Selain itu ada beberapa teknik dalam konseling klinikal yang dikemukakan oleh Williamson yaitu :
- pembentukan hubungan yang baik antara konselor dan konseli
- membantu klien meningkatkan pemahaman diri, menerima dan memperlakukan klien sebagaimana adanya atau sebagai seorang pribadi
- memberikan saran atau merencanakan program yang akan dilakukan, pemberian nasehat ini bisa dengan cara langsung, tidak langsung atau dengan cara menerangkan kepada klien yang menurut Williamson cara inilah yang terbaik dan memuaskan
- melaksanakan rencana atau keputusan yang telah diambil
- merujuk ke ahli yang lain jika konselor tidak mampu member solusi
Kelebihan Konseling Klinikal
1. Penekanan yang diberikan pada diagnosis mengandung makna sebagai suatu perhatian masalah dan sumber, dan mengarah pada upaya menciptakan teknik teknik untuk mengatasinya
2. Penekanan pada aspek kognitif merupakan upaya menyeimbangkan pandangan lain yangnlebih menekankan aspek afektif atau emosional.


Kekurangan Konseling Klinikal
1. Pandangannya terlalu menekankan kepada pengendalian konselor dan hasil yang dicapai pada diri klien lebih banyak tergantung kepada keunggulan konselor dalam mengarahkan dan membatasi konseli
2. Banyak meminimalkan atau mengabaikan aspek afektif konseli yang seharusnya menjadi perhatian utama konselor
3. Pandangannya dikembangkan dalam situasi pendidikan dan kliennya dibatasi terutama kepada siswa siswa yang memiliki keragaman derajat kemantapan dan tanggungjawab sendiri.
III. Kesimpulan
Konseling klinikal pada awalnya digunakan sebagai psikotes untuk mengetahui kelayakan seseorang untuk mengambil pendidikan atau pekerjaan pada posisi tertentu, tetapi seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, konseling klinikal mengalami perluasan sehingga dapat digunakan untuk mengetasi berbagai masalah yang dihadapi seseorang dengan menggali segenap potensi dalam diri untuk mengoptimalkan potensinya dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
Identifikasi terhadap kemampuan pribadi dapat memunculkan kepercayaan diri sehingga dapat menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi, tetapi identifikasi ini sulit dilakukan secara individual melainkan perlu bantuan dari orang lain untuk menghubungkan antara potensi yang dimiliki dan solusi terhadap masalah yang dihadapi. Dan proses ini memerlukan langkah langkah yang sistematis agar tujuan yang dicapai semakin optimal.
Karakteristik individu tidak terlepas dari individu yang lainnya sehingga dalam konseling klinikal harus ada kesembangan antara ego dan sosialitas, antara kepentingan konselor dan konseli, dan juga dalam pelaksanaan metode yang dipakai haruslah seimbang antara yangn satu dengan yang lain agar solusi yang didapat tidak malah menimbulkan permasalahan yang baru.

ISLAM ADALAH AGAMA YANG MUDAH


Survey terbaru yang dilakukan oleh lembaga independen di Amerika Serikat menunjukkan bahwa persepsi masyarakat amerika terhadap anggapan bahwa agama islam adalah agama yang sarat dengan kekerasan menunjukkan grafik yang naik, hal ini seiring dengan gencarnya tudingan dan klaim negative terhadap agama islam. Mulai dari persepsi bahwa agama islam sarat dengan terorisme, hingga anggapan bahwa penampilan orang islam dengan jenggot merupakan penampilan yang harus dihindari, sebagaimana yang terjadi di kota Isesaki di Jepang yang menerapkan aturan bahwa orang yang berada di tempat umum harus bebas dari jenggot, kumis dan cambang. Sungguh hal yang mengherankan, jika melihat penampilan orang barat dengan pakaian terbuka malah mendapat tanggapan positif dari masyarakat dunia dalam artian tidak ada yang berani mengeluarkan aturan resmi untuk melarang hal itu.
Kembali ke masalah islam, sebenarnya respon masyarakat dunia terhadap islam sangatlah positif, karena hanya agama islam yang menganjurkan setiap umatnya untuk menuntut ilmu dan menghargai orang lain dan alam sekitarnya, dan juga menghargai fitrah manusia. Kita bisa membandingkan dengan agama yang lain, Kristen misalnya pada masa awal ajarannya sangat bertentangan dengan sains sehingga doktrin agama itu mendapat tentangan yang keras, dan dalam Kristen menikah dianggap membuat seseorang menjadi tidak suci.
Jika menilik hadis yang tadi yang intinya yaitu islam adalah agama yang mudah, mungkin masih muncul pertanyaan dalam benak kita, islam itu mudah dari segi apa, karena jika dibandingkan dengan ajaran agama Kristen, dalam ajaran islam lebih banyak aturan dan larangan, dan lebih banyak ritual keagamaan yang harus dilakukan, bahkan segala aspek kehidupan dalam islam ada aturannya. Dari hal ini sekilas muncul anggapan bahwa ajaran Kristen itu lebih mudah, mereka hanya ke gereja sekali seminggu, dosa yang mereka lakukan bisa diampuni hanya dengan mengakuinya kepada pastur di gereja. Dan hidup mereka lebih fleksibel dan tidak digariskan oleh agama.
Ketika kita beranggapan seperti itu, tentu akan muncul pertanyaan benarkah hadis tersebut, atau mungkin itu hadis palsu. Tapi ketika kita mengembil perspektif yang berbeda kita akan mendapatkan hal yang sangat jauh berbeda dan mungkin perpektif ini yang benar.
Dalam agama islam allah menyuruh manusia untuk melakukan kebaikan dan mencegah dari perbuatan munkar. Banyak sekali ayat alquran yang membahas tentang hal ini dan dalam alquran juga diterangkan bahw orang yang melakukan kebaikan akan mendapatkan surga, dan orang yang melakukan keburukan tidak langsung mendapatkan neraka. Mungkin banyak yang tidak menyadari bahwa dalam banyak ayat yang menceritakan tentang seorang nabi yang mengajak umetnya kepada agama islam di akhir ayat tersebut pasti berisi pujian kepada allah meskipun pernyataan sebelumnya orang yang masuk islam akan masuk surga.
Selain itu dalam islam orang yang melakukan kebaikan akan mendapatkan balasan yang berlipat lipat dari allah dan orang yang melakukan keburukan hanya mendapatkan sesuai dengan apa yang dikerjakannya, tidak lebih. Misalnya ketika seseorang bersodaqoh dia akan mendapatkan pahala yang berlipat lipat ibarat ia menanam pohon dan pohon itu menghasilkan buah. Tetapi ketika seseorang itu melakukan keburukan, dalam alquran biasanya dikatakan sesungguhnya allah maha pengampun.
Jadi dapat kita lihat bahwa dalam islam itu seseorang mudah untuk mendapatkan pahala, bahkan ketika kita melakukan kebaikan seberat dzarrah pun kita akan melihat balasannya oleh karena itu tetaplah berbuat baik kepada orang lain dan tentu saja perbuatan baik kita kepada sang pencipta dengan bertaqwa kepada Allah azza wa jalla. Wallahu a’lam (Arisk)

Data Daftar Nama Sekolah SMA/MA se-Sumenep dan Pamekasan

MA SUMENEP

No. NPSN Nama Alamat Status Op
1 20564401 MA Al-Huda Lembung Barat Swasta
2 20564406 MA Al-Ma'arif Plus Bluto Swasta
3 20564409 MA Attarbiyah GULUK-GULUK Swasta
4 20564407 MA Banu Imam Jl. K. Masni No. 4 Swasta
5 20564404 MA Khairul Muttaqin Ds. Benaresep Timur Swasta
6 20564412 MA Miftahul Huda Ellak Laok Lenteng Swasta
7 20564435 MA Miftahul Ulum Batang - Batang Swasta
8 20530434 MA NASY-ATUL MUTAALIMIN Gapura Timur Swasta
9 20564434 MA Nurul Islam Btg-2 Batang - Batang Swasta
10 20564415 MA Raudlatul Ulum Bilapora Lenteng Swasta
11 20564417 MA Sabilul Muttaqin Ds. Daramista Swasta
12 20530401 MAN SUMENEP Jl. H. Agus Salim No. 19 Negeri
13 20530418 MAS AL ANWAR Panggung Pakamban Daya Swasta
14 20530417 MAS AL ANWAR Jl. KHM Anwar No.1 Gadu Barat Swasta
15 20530402 MAS AL KARIMIYYAH Jl. Raya Gapura Desa Braji Swasta
16 20530405 MAS AN-NAJAH 1 Jl. Raya Karduluk Swasta
17 20530408 MAS AT TAUFIQIYAH Jl. Safari No. 35 Swasta
18 20530423 MAS I AN NUQAYAH Guluk guluk Swasta
19 20530435 MAS I PUTRI AN NUQAYAH Guluk guluk Swasta
20 20530441 MAS MIFTAHUL ULUM Jl. Salak No. 2 Lenteng Swasta
21 20530433 MAS NURUD DHALAM Jl. Raya Ganding Swasta
22 20530432 MAS NURUL HUDA Pakandangan Barat Swasta
23 20530424 MAS NURUL HUDA TALANG Jl. Raya Lenteng Talang Swasta

MA PAMEKASAN

No. NPSN Nama Alamat Status Op
1 20527675 MAN JUNGCANGCANG Jl. Lawangan Daya 2 Negeri
2 20527689 MAN PAMEKASAN Jl. KH Wahid Hasyim No. 28 Negeri
3 20527690 MAS AL ABROR Jl. Berruh Blumbungan Swasta
4 20527691 MAS AL AMIEN Jl. Pintu Gerbang No. 171 Swasta
5 20527692 MAS AL DJUFRI Aeng Penai Blumbungan Swasta
6 20527695 MAS AL FALAH Sumber Gayam Swasta
7 20527694 MAS AL FALAH Jl. Raya Dempo Barat Swasta
8 20527697 MAS AL ISLAMIYAH I Sumber Batu Blumbungan Swasta
9 20527688 MAS AL KAROMAH Larangan Badung Swasta
10 20527686 MAS AL MUJTAMA` Jl. Raya Pegantenan Km. 9 Swasta
11 20552132 MAS AL-HAMIDY LPI AL-HAMIDY BANYUANYAR Swasta
12 20527679 MAS AN NUR Jl. Pintu Gerbang 162 Swasta
13 20552131 MAS Al-QADIRI JL. RAYA SUMENEP Swasta
14 20549659 MAS BUSTANUL ULUM RONGRONGAN Swasta
15 20552145 MAS MABDAUL FALAH SEBELAH BARAT POM BENSIN TALANG Negeri
16 20527712 MAS MAMBAUL ULUM Panaan Bata-Bata Swasta
17 20527715 MAS MIFTAHUL QULUB Jl. Masaran. Polagan Swasta
18 20527710 MAS MIFTAHUL ULUM Sumberjati - Laok Swasta
19 20527717 MAS MIFTAHUL ULUM Jl. Raya Panyepen Swasta
20 20527711 MAS MIFTAHUL ULUM Selatan Pasar Pagendingan Swasta
21 20549663 MAS MIFTAHUL ULUM SUMBER BARU Swasta
22 20527718 MAS MIFTAHUL ULUM MADUKAWAN Jl. Raya Pegantenan Km. 16 Swasta
23 20549664 MAS MIFTAHUL ULUM SUMBERJATI BUNGBARUH KADUR Swasta
24 20549665 MAS NASYRUL ULUM JL. MASJID BAGANDAN 154 PAMEKASAN Swasta
25 20549667 MAS NOER FADILAH PP. SUMBER PANJALIN AKKOR PALENGAAN Swasta
26 20549668 MAS NURUL ULUM TEJA BARAT Swasta
27 20527702 MAS QURRATUL UYUN Jl. Raya Sumenep Trasak Swasta
28 20549671 MAS THARIQAT SHUFIYAH JL. KH. AHMAD SADUDDIN LOT POLOT - KACOK Swasta
29 20527707 MAS UMMUL QURO Jl. Jembatan Mesem Swasta
30 20527721 MAS WACHID HASYIM Jl. KH. M Asya`ari - Laok Swasta

SMA SUMENEP

No. NPSN Nama Alamat Status Op
1 20530420 MAS AL AZHAR Ketawang Larangan Swasta
2 20529936 SMA AL MUQRI Jl. Guluk-Guluk No. 1 Swasta
3 20529937 SMA AN NUQAYAH Guluk-Guluk Swasta
4 20551889 SMA Al In'am Banjar Timur Swasta
5 20551887 SMA An Nuqayah 3 Jl. Sabajarin Swasta
6 20529938 SMA ISLAM BAITURRAHMAH Jl. Raya Ganding-Lenteng Swasta
7 20529952 SMA MUHAMMADIYAH 1 SUMENEP Jl. Urip Sumoharjo Swasta
8 20529953 SMA PGRI SUMENEP Jl. KH. Mansyur No. 43 Swasta
9 20551881 SMA Plus Miftahul Ulum Ds. Pandian Swasta
10 20551894 SMA Sayyid Yusuf Jl. Asta Sayyid Yusuf Swasta
11 20529967 SMAN 1 AMBUNTEN Jl. Raya Ambunten Negeri
12 20529968 SMAN 1 ARJASA Jl.Bujutan Negeri
13 20529969 SMAN 1 BLUTO Jl. Raya Pamekasan Negeri
14 20529970 SMAN 1 GAPURA Jl. Raya Gapura Negeri
15 20529964 SMAN 1 LENTENG Jl. Payudan Negeri
16 20529954 SMAN 1 SUMENEP Jl. Payudan Timur No. 1 Negeri
17 20529955 SMAN 2 SUMENEP Jl. KH. Wahid hasyim Gg. III/11 Negeri

SMA PAMEKASAN

No. NPSN NSS Nama Alamat Status Op
1 20552134 MAS AS- SYAFI'IE LON PAO DAYA BLABAN Swasta
2 20527684 MAS DARUL ULUM Banyuanyar Swasta
3 20537425 SMA AL AMIEN JL. PINTU GERBANG 171 Swasta
4 20527241 SMA AL MIFTAH JL.RAYA PALENGAAN Swasta
5 20552084 SMA AL-FALAH JL. PP. AL FALAH SUMBER GAYAM Swasta
6 20552085 SMA AL-ISLAMIYAH TEJA BARAT PAMEKASAN JL. TEJA BARAT Swasta
7 20552086 SMA AL-MUNIRI JL. RAYA SUMENEP DESA TENTENAN TIMUR LARANGAN PAMEKASAN Swasta
8 20537426 SMA As Saifiyah Syafi'iyah DUSUN TAMBELU ALIF Swasta
9 20537427 SMA BUSTANUL MUBTADIIN PANGORAYAN Swasta
10 20552087 SMA HIDAYATUN NAJAH DESA SAMIRAN Swasta
11 20552088 SMA ISLAM MIFTAHUL ULUM JL. JEMBATAN BURNIH BA'BATO Swasta
12 20537428 SMA MIFTAHUL ANWAR MIFTAHUL ANWAR KOMPLEK PAMOROH Swasta
13 20527240 SMA MUHAMMADIYAH 1 JL.PANGERAN TRUNOJOYO VI/68 Swasta
14 20552089 SMA NURUL ULUM PP. KARANG MANGGIS Swasta
15 20552090 SMA PLUS AL-WAROQOT JALAN RAYA PAKONG KM. 07 PAMEKASAN Swasta
16 20537429 SMA Plus Miftahul Ulum TORONAN BARAK LEKE Swasta
17 20552091 SMA SABIILUL HUDA KEMBANG KUNING Swasta
18 20552092 SMA TAHFIDZ PAMEKASAN JL.VETERAN MUDA I/15 PAMEKASAN Swasta
19 20527230 SMA WACHID HASYIM JL.PARTEKER NO.1 PAMEKASAN Swasta
20 20527231 SMAN 1 PADEMAWU JL. MANDALA PADEMAWU Negeri
21 20527232 SMAN 1 PAKONG PAMEKASAN JL. SUMBER BINTANG PAKONG Negeri
22 20527233 SMAN 1 PAMEKASAN JL. PRAMUKA 2 PAMEKASAN Negeri
23 20527235 SMAN 1 WARU PAMEKASAN JL. RAYA WARU Negeri
24 20527236 SMAN 2 PAMEKASAN JL. JOKOTOLE 234 Negeri
25 20527237 SMAN 3 PAMEKASAN JL. PINTU GERBANG 37 Negeri
26 20527238 SMAN 4 PAMEKASAN JL. PINTU GERBANG 39A Negeri
27 20527251 SMAN 5 PAMEKASAN JL. RAYA KOWEL Negeri
28 20527158 SMAN I GALIS PAMEKASAN JL. KONANG Negeri
29 20558428 SMK Al-Karomah Larangan Badung Palengaan Pamekasan Swasta
TOTAL Sekolah yang terdaftar 29


SMK SUMENEP

Daftar Sekolah
No. NPSN NSS Nama Alamat Status Op
1 20564458 SMK Al Ittihad Lembung timur Swasta
2 20564452 SMK Annuqayyah Guluk-Guluk Swasta
________________________________________

SMK PAMEKASAN
Daftar Sekolah
No. NPSN NSS Nama Alamat Status Op
1 20553982 SMK AL BASTHI KAMPUNG BATO AMPAR Swasta
2 20552766 SMK AL FUDHOLA' PAMEKASAN JL. VETERAN MUDA I/15 KEL BARTIM PAMEKASAN Swasta
3 20549926 SMK AL MUJTAMA' PLAKPAK PEGANTENAN PAMEKASAN Swasta
4 20555382 SMK AL-ANWAR PP. SUMBER SARI DESA REK KERREK Swasta
5 20549148 SMK AL-FALAH JL. RAYA DEMPO BARAT KM 35 0324 510833 Swasta
6 20553986 SMK AL-IKHLAS KLAMPAR PROPPO PAMEKASAN Swasta
7 20554028 SMK AL-MIFTAH JL. RAYA PALENGAAN KM 11 PAMEKASAN Swasta
8 20558971 SMK AL-MUKHLISIN Jl. Pontren Al-Mukhlisin Ds. Pandian Seddur Pakong Swasta
9 20555383 SMK BUSTANUL ULUM JL. PONPES BUSTANUL ULUM TAGANGSER LAOK WARU Swasta
10 20549088 SMK Darul Ulum PONDOK PESANTREN BANYUANYAR Swasta
11 20554047 SMK MATSARATUL HUDA JL. KANGINAN GG. PESANTREN PANEMPAN Swasta
12 20549149 SMK MIFTAHUL QULUB JL. MASARAN PONDOK PESANTREN MIFTAHUL QULUB Swasta
13 20555384 SMK MIFTAHUL ULUM LESONG LAOK BATUMARMAR Swasta
14 20555475 SMK MIFTAHUL ULUM KEBUN BARU JL. RAYA PALENGAAN Swasta
15 20555385 SMK NURUL ISLAM PP. NURUL ISLAM PASANGGAR Swasta
16 20527176 SMK PGRI 1 PAMEKASAN JL. DIRGAHAYU PAMEKASAN Swasta
17 20554053 SMK WACHID HASYIM JL. KH. MOH ASY'ARI PALENGAAN LAOK Swasta
18 20527173 SMKN 1 PAMEKASAN JL.PINTU GERBANG 157 PEMEKASAN-JATIM Negeri
19 20527174 SMKN 2 PAMEKASAN JL.PROPPO 161 PAMEKASAN JAWA TIMUR Negeri
20 20527175 SMKN 3 PAMEKASAN JL. KABUPATEN PAMEKASAN Negeri
21 20555438 SMKN PAKONG JALAN RAYA PAKONG Negeri
TOTAL Sekolah yang terdaftar 21