connect:

Sunday, February 5, 2017

khutbah - berkah



الْحَمْدُ لِلَّهْ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَهْدِيْهْ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئاتِ أعْمَالِنا، مَن يَهْدِهِ الله فَلا مُضِلَّ لَه ومن يُضْلل فلن تجد له ولياً مرشداً. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا. أَمَّابَعْدُ؛
Jamaah jum’ah yang dimuliakan Allah
Khatib ingin berwasiat kepada diri khatib pribadi dan juga kepada jamaah semuanya agar selalu meningkatkan taqwa kita kepada Allah SWT, yaitu dengan selalu berusaha mengikuti perintah-perintahNya dengan seluruh kemampuan kita, dan selalu berusaha untuk menjauhi segala laranganNya. Dan juga menyadari dan merasakan bahwa Allah SWT selalu hadir bersama kita dimanapun kita berada.
Segala puji hanya bagi Allah yang telah menciptakan langit, bumi dan segala isinya, atas segala nikmatNya. Shalawat serta salam marilah selalu kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW semoga kita selalu dapat meneladani sunnah-sunnahNya.
Jama’ah jum’ah rahimakumullah
Islam adalah agama yang mudah. Mudah dipelajari, mudah diterima, mudah dilaksanakan. Sebagaimana Allah menjadikan bumi tempat hidup kita ini mudah
هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكم الأرَضَ ذَلولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رزْقِه وإليه النُّشور
Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepadaNya lah kamu kembali setelah dibangkitkan (surah Al-Mulk 15)
Kemudian, marilah kita melihat kepada diri kita masing-masing, apakah kita sudah merasa mudah dalam menjalani keseharian kita, apakah kita merasa mudah menjalankan syariat islam, apakah kita merasa mudah dalam mencari rizki kita?. Sayangnya, kita lebih sering mendengar yang sebaliknya, banyak orang yang masih menganggap sulit pekerjaannya, sulit ibadahnya, sulit mendapatkan rezekinya. Istilah kasaripun “sak niki boten wonten tiyang ingkang boten ngangkluh”.
Jama’ah jum’ah rahimakumullah
Dalam ayat tersebut Allah menegaskan bahwa bumi tempat kita hidup sudah dimudahkan oleh Allah. Kita melihat sendiri bahwa sekarang kita sudah bisa berbicara tatap muka dengan kerabat yang ada di luar negri, kita bisa sampai sampai di mekah yang jaraknya 8.270KM dari sini hanya dalam semalam, kita bisa mencari informasi dengan cepat di internet, kita bisa merasakan malam yang terang dengan lampu, dan lain sebagainya.
Pertanyaannya adalah kenapa banyak orang yang merasa sulit? Bisa jadi karena kita lupa bahwa di akhir ayat tersebut Allah menyatakan وإليه النُّشور Dan hanya kepadaNya lah kamu kembali setelah dibangkitkan. Bisa jadi kita pernah lupa bahwa semua adalah milik Allah. Kita lupa bahwa yang sebenarnya mendatangkan pembeli adalah Allah, bahwa yang sebenarnya menumbuhkan tanaman adalah Allah. Bahwa yang mengajarkan kita untuk membuat pesawat, listrik, komputer adalah Allah. Bahwa semua ilmu adalah milik Allah. Karena hanya Allah yang Maha Tahu dan Maha Kuasa
Kemudian setelah itu, apa yang kita cari? Apakah hanya sekedar rezeki yang melimpah? Uang yang banyak? Rumah yang mewah? Bukan. Tetapi yang harus kita cari adalah berkah dari Allah
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (surah Al-A’raf 96)
Jamaah jum’ah rahimakumullah
Akhir kata, Dari ayat tersebut kita melihat bahwa ketika kita beriman dan bertaqwa, maka Allah akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi. Berkah bukan berarti rezeki yang banyak jumlahnya tetapi sejauh mana manfaat yang diperoleh dari rezeki tersebut.
Dalam hadis qudsi dikatakan: “Allah telah berfirman: “wahai anak Adam, sempatkanlah untuk beribadah kepadaKu, maka Aku akan penuhi hatimu dengan rasa kaya dan Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan rezeki. Wahai anak Adam, janganlah kamu menjauhi Aku, maka Aku akan memenuhi hatimu dengan kefakiran dan kedua tanganmu dengan kesibukan.” (H.R. Imam Al-Hakim)
أقول قولي هذا وأستغفرالله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.
Khutbah kedua
الحَمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ التَّقْوَى لِبَاسُ الصَّالِحِيْنْ، أشْهَدُ أنْ لَا إلَهَ إلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه، لَهُ المَالِكُ الْحَقُّ الْمُبِيْن،  وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه،  اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلهِ وَصَحْبِهِ أجْمَعِيْن. أما بعد،
فَيَا أيُّهَا النَّاسْ اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَتَمْسِكُوْا بِمَا شَرَعَ اللهُ لَكُمْ ، اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدْ وَعَلَى أنْبِيَائِكَ وَرَسُلِكَ وَأهْلِ طَاعَتِكَ أجْمَعِيْنْ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْن.
اللَّهُمَّ يَا عَليمُ عَلِّمْنَا وَفَهِّمْنَا اللهُمَّ افْتَحْ عُقُوْلَنَا فُتُوْحَ العَارِفِيْن وَافْهَمْنَا فَهْمًا النَّبِيِّنْ وَاجْعَلْنَا أئمَّة للْمُؤمِنِين
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤمِنِيْنَ وَالْمُؤمِنَاتْ وَالْمُسْلِمِيَنَ وَالمُسْلِمَاتْ الأحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأمْوَاتْ إنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتْ وَيَا قَاضِيَ الحَاجَاتْ، وَغَافِرُ الذُّنُوْبَ وَالْخَطِيْئَاتْ بِرَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْنْ.
رَبَّنَا إنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيَا يُنَادِيْ لِلْإيْمَانْ أنْ آمِنُوْا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا . رَبَّنَا فَاغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأبْرَارْ. اللّهُمَّ اجْعَلْ بِلَدَنَا وَجَمِيْعِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ  آمِنًا مُطْمَئِنَّا وَارْزُقْ أهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ  مِنْهُمْ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْأخِرْ. اللَهُمَّ انْصُرِ الْإسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنْ وَأهْلَكَ الْكُفْرَةَ وَالمُشْرِكِيْنْ وَدَمِّرْ أعْدَاءَكَ أعْدَاءَ الدِّيْنْ.
رَبَّنَا أوزِعْنَا أنْ نَشْكُرَ نِعْمَتَكَ التي أنْعَمْتَ عَلَيْنَا وَعَلَى وَالِدَيْنَا وَأن نَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَه وَ أصْلِحْ لَنَا فِي ذُرِّيَّتِنَا. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارْ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيْعُ العَلِيْمْ وَتُبْ عَلَيْنَا إنَّكَ أنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمْ.
عِبَادَ الله إنَّ الله يَأمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإحْسَانْ وَإيْتَاءِ ذِيْ القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَخْشَاءِ والمُنْكَرِ وَالْبَغِي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْن.
أقيموا الصلاة.

0 comments:

Post a Comment

silakan komen bozz asal sopan ,,, :-)